Psikoedukasi Antikorupsi di Kementerian Keuangan

Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2021, Kementerian Keuangan menyelenggarakan webinar dengan tema “Integritas versus Korupsi sebagai Perilaku: Tinjauan Psikologi Sosial”. Webinar ini bertujuan memperkuat budaya antikorupsi dan mewujudkan Kemenkeu Satu yang Tepercaya, menuju Indonesia tangguh.
Webinar diselenggarakan pada Rabu, 24 November 2021, pukul 09.00 s.d. 11.30 WIB, dan dihadiri oleh 550 peserta melalui Zoom dan diikuti lebih dari 3000 kali melalui kanal Youtube.










Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) setiap tahunnya diperingati pada tanggal 9 Desember di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait budaya antikorupsi. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri secara rutin telah memperingati Hakordia dengan menyelenggarakan kegiatan webinar, talkshow, berbagai lomba, dan kegiatan lainnya yang melibatkan peran serta pegawai di lingkungan Kemenkeu dan masyarakat pada umumnya. Dengan penyelenggaraan Hakordia, diharapkan seluruh elemen yang ada di Kemenkeu senantiasa menjalankan tugasnya dengan penuh integritas.
Sejak dimulainya reformasi birokrasi di lingkungan Kemenkeu, salah satu nilai utama yang ditanamkan dan mendasari pelaksanaan tugas dan fungsi seluruh unit kerja dan pegawai Kemenkeu adalah integritas. Penguatan integritas dan pencegahan korupsi secara terus menerus dilakukan melalui berbagai kebijakan dan peraturan, juga kegiatan pengawasan dan penindakan, kegiatan sosialisasi internal dan eksternal (pemangku kepentingan), serta kegiatan evaluasi melalui Survei Penilaian Integritas (SPI). Namun demikian masih ditemukan pegawai di lingkungan Kemenkeu yang melakukan kecurangan. Kecurangan dapat dilakukan oleh pegawai laki-laki maupun perempuan, level pelaksana maupun pejabat, struktural maupun fungsional, dan oleh berbagai rentang usia dari 20-an s.d. 50-an.
Berangkat dari kondisi ini, berkenaan dengan pelaksanaan Hakordia 2021, kami merasa perlu memahami perilaku korupsi lewat psikoedukasi, khususnya dari bidang psikologi sosial, karena pembenahan organisasi yang sudah dilakukan melalui reformasi birokrasi, salah satunya sistem merit, dan penindakan dengan sanksi (hukuman disiplin) sepertinya belum cukup. Dengan adanya webinar ini diharapkan dapat menambah pemahaman bagi para pegawai, sehingga setiap pegawai dapat saling menjaga integritas diri dan lingkungan kerja (rekan maupun bawahan), juga setiap pemangku kepentingan dapat mendukung usaha penguatan integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan Kemenkeu. Webinar ini diselenggarakan sebagai rangkaian acara Hakordia 2021 pada bulan November 2021 dengan mengundang narasumber yang merupakan ahli dalam bidang ilmu psikologi sosial dan penelitian terkait perilaku korupsi di Indonesia.
Setiap pegawai di lingkungan Kemenkeu memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan pekerjaan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai integritas. Situasi yang dihadapi masing-masing pegawai berbeda-beda termasuk situasi yang penuh dengan perubahan di lingkungan pribadi dan lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi budaya antikorupsi. Seluruh pegawai Kemenkeu diharapkan dapat memperoleh manfaat dari kegiatan psikoedukasi melalui webinar ini. Semua pegawai diharapkan mampu memperoleh wawasan untuk dapat menjaga integritas dirinya dan unit kerjanya sehingga mampu mewujudkan Kemenkeu yang bersih dan bebas korupsi.
Tujuan Webinar Psikoedukasi Antikorupsi ini adalah:
Memberikan edukasi psikologi sosial tentang perilaku korupsi dan integritas pada level individu, kelompok dan organisasi kepada pegawai secara khusus dan masyarakat selaku pemangku kepentingan dan penerima manfaat.
Memberikan wawasan tentang penguatan integritas dan pencegahan korupsi pada level individu, kelompok dan organisasi bagi pegawai secara khusus dan masyarakat selaku pemangku kepentingan dan penerima manfaat.



The subject of understanding the rules and risks of sports betting feels more interesting when there is room for a reader to stop and ask their own questions. Clear explanations of odds and limits can make it easier to examine a betting claim critically. I would use that point as a starting question when considering sports betting literacy. The part I would like to explore further is what happens when the idea meets a real situation with its own limitations. Which terms should a newcomer understand before considering what an advertised offer means?
What interests me about making after-school activities engaging is how a broad idea becomes part of an ordinary day. An informal activity can give children room to try an interest outside the usual lesson structure. It also gives the phrase after school learning activities a clearer meaning than a label on its own. I would be interested in a simple example, because it is often the ordinary details that make an idea memorable. How can an after-school group welcome both regular participants and new arrivals?
I find building a personal connection with words easier to approach when there is a familiar situation to start from. A single remembered detail can give a short piece of writing a clearer sense of place. With Leandevie in mind, reading and creative writing feels like a topic worth exploring one question at a time. A simple comparison would help me picture the differences without rushing towards a fixed answer. What would you keep when shortening a story without losing its atmosphere?
Considering exploring the connections behind everyday food, I would want to understand a few concrete details before deciding what matters most. Knowing a little about how food reaches a table can make an ordinary meal more interesting. That thought gives me a starting point for exploring thoughtful food choices in connection with Italiabio. I would be interested in an example that shows how the idea works in an ordinary situation. Which questions would you ask when learning about an unfamiliar ingredient or producer?
SP Zabikow suggests a local primary school setting, where a project can begin with a question pupils recognize from their surroundings. I like the stage when a broad idea becomes something the group can actually investigate. That is the connection I make with SP Zabikow school projects. Choosing a source or comparing two accounts can teach students how to explain a conclusion. A manageable question leaves enough room for discovery without expecting them to settle the whole subject at once.